Home Charging Mobil Listrik: Biaya, Daya, dan Cara Pasang

Punya atau berencana membeli mobil listrik? Home charging mobil listrik memungkinkan Anda mengisi daya kendaraan di rumah tanpa harus rutin mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Namun, sebelum memasang charger, Anda perlu memastikan kapasitas listrik rumah mencukupi, memilih perangkat yang sesuai, dan memperhitungkan biaya pemasangan hingga pengisian daya.
Apa Itu Home Charging Mobil Listrik?
Home charging adalah proses mengisi daya baterai mobil listrik menggunakan sumber listrik di rumah. Anda dapat menggunakan perangkat pengisi daya portabel atau wall charger yang dipasang secara permanen.
Berbeda dari SPKLU yang merupakan fasilitas pengisian daya publik, home charging memungkinkan kendaraan diisi saat terparkir di rumah, misalnya pada malam hari.
Meski tidak wajib, fasilitas ini praktis bagi pemilik mobil listrik yang memiliki tempat parkir pribadi dan ingin mengurangi ketergantungan pada stasiun pengisian umum.
Jenis Charger Mobil Listrik untuk di Rumah
Ada dua pilihan utama perangkat pengisi daya untuk rumah. Keduanya memiliki perbedaan dalam kebutuhan instalasi, kecepatan pengisian, dan biaya.
1. Portable Charger
Portable charger merupakan perangkat yang dapat dibawa dan digunakan di lokasi dengan sumber listrik yang sesuai, tidak harus di rumah.
Pemasangan portable charger relatif sederhana, tetapi pastikan bahwa stop kontak, kabel, dan sirkuit listrik mampu menanggung beban pengisian dengan aman.
Kecepatan pengisian portable charger umumnya lebih rendah dibandingkan wall charger, bergantung pada daya perangkat dan sumber listrik. Pilihan ini cocok untuk kebutuhan pengisian ringan atau pengguna yang tidak ingin memasang perangkat permanen.
2. Wall Charger atau Wallbox
Wall charger adalah perangkat pengisian daya yang dipasang secara permanen di dinding atau area parkir. Daya perangkat yang umum digunakan di rumah adalah 7,4 kW. Oleh karena itu, rumah pemiliknya disarankan memiliki daya setidaknya 7.700 VA.
Perangkat ini umumnya dilengkapi fitur proteksi dan pengaturan pengisian daya. Namun, pemasangannya memerlukan pemeriksaan instalasi, kapasitas kabel, pemutus arus, dan sistem pembumian atau grounding.
| Aspek | Portable Charger | Wall Charger |
|---|---|---|
| Pemasangan | Lebih sederhana, sesuai kondisi sumber listrik | Instalasi permanen oleh teknisi |
| Kecepatan | Umumnya lebih lambat | Lebih cepat |
| Fleksibilitas | Bisa dibawa | Terpasang di satu lokasi |
| Biaya awal | Umumnya lebih rendah | Lebih tinggi karena perangkat dan instalasi |
| Cocok untuk | Pengisian ringan atau sesekali | Pengisian rutin di rumah |
Berapa Daya Listrik yang Dibutuhkan untuk Home Charging?
Kebutuhan daya home charging bisa berbeda-beda, tergantung dengan daya charger, kapasitas listrik rumah, dan penggunaan perangkat lain secara bersamaan.
Pemasangan wall charger 7 kW disarankan pada rumah dengan daya 7.700 VA. Jika daya di rumah Anda masih 1.300–2.200 VA, pengecasan mungkin tidak bisa dilakukan bersamaan dengan penggunaan peralatan rumah tangga.
Berapa Biaya Pasang Charger Mobil Listrik di Rumah?
Bukan hanya membeli charger dan membayar teknisi, biaya pemasangan charger listrik memiliki beberapa komponen berikut. Angka di bawah ini hanya sebagai simulasi, bukan tarif pasti.
| Komponen | Estimasi Biaya |
|---|---|
| Wall charger 7 kW | Rp6.000.000–Rp17.000.000 |
| Jasa instalasi | Mulai dari Rp2.750.000 |
| Material tambahan (kabel, MCB, grounding) | Bervariasi, tergantung kebutuhan sesuai lokasi |
| Tambah daya PLN dari 1.300 VA ke 7.700 VA | Rp7.561.300 |
| Total Awal Sebelum Material | Rp10.311.300–Rp22.311.300 |
Simulasi tersebut bukan penawaran harga tetap. Sebelum menyetujui pemasangan, tanyakan apakah harga perangkat sudah termasuk instalasi, kabel, proteksi, pengujian, dan garansi.
Untuk biaya tambah daya, gunakan fitur simulasi biaya di aplikasi PLN Mobile agar estimasinya sesuai kebutuhan Anda. PLN sering kali mengadakan program gratis atau diskon tambah daya.
Berapa Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah?
Rumus dasar untuk menghitung biaya pengisian daya adalah: Biaya charging = energi yang digunakan (kWh) × tarif listrik (Rp/kWh)
Supaya lebih mudah memahaminya, berikut adalah ilustrasi biaya charge mobil listrik di rumah dengan tarif golongan 6.600 VA ke atas, yaitu Rp1.699,53 per kWh.
| Daya Baterai | Estimasi Biaya Charge |
|---|---|
| 30 kWh | ± Rp51.000 |
| 50 kWh | ± Rp85.000 |
| 70 kWh | ± Rp119.000 |
Dengan asumsi penggunaan kendaraan 1.000 km per bulan dan konsumsi 15 kWh per 100 km, Anda butuh 150 kWh. setiap bulannya dengan kisaran biaya sekitar Rp255.000.
Angka tersebut hanya bersifat perkiraan. Gunakan Kalkulator Daya Listrik dari Tilik Media untuk menyesuaikan perkiraan biaya charge mobil listrik dengan daya listrik rumah Anda.
Berapa Lama Charge Mobil Listrik di Rumah?
Lama pengisian dipengaruhi oleh kapasitas baterai, daya charger, kemampuan pengisian mobil, dan sisa daya baterai saat mulai diisi. Berikut adalah durasi secara umum untuk baterai 50 kWh.
- Portable charger (asumsi 3,7 kW): sekitar 13–14 jam.
- Wall charger 7 kW: sekitar 7 jam.
Karena portable charger berdaya lebih rendah, pengisiannya akan membutuhkan waktu lebih lama. Selain itu, pengisian mungkin melambat ketika baterai mendekati penuh.
Hasil survei pada 1.360 pengguna kendaraan listrik yang diterbitkan oleh Journal of the CIvil Engineering Forum (2025) menunjukkan bahwa kecepatan waktu charge menjadi salah satu pertimbangan membeli mobil,
Cara Pasang Home Charging PLN
PLN menyediakan layanan Home Charging Services (HCS) untuk membantu pelanggan menyiapkan pengisian daya kendaraan listrik di rumah. Alur umum pemasangan mencakup pemeriksaan kapasitas listrik, pengajuan layanan, survei lokasi, dan instalasi.
Apa Saja Syarat dan Cara Mengajukannya?
Sebelum mengajukan pemasangan, siapkan informasi pelanggan PLN, lokasi instalasi, serta informasi kendaraan dan perangkat pengisian. Persyaratan teknis dan dokumen dapat berbeda sesuai layanan yang dipilih.
1. Buka PLN Mobile: Cari layanan kendaraan listrik atau home charging, lalu ikuti petunjuk yang tersedia.
2. Ajukan permohonan: Lengkapi data pelanggan dan informasi lokasi pemasangan.
3. Jalani survei lokasi: Kapasitas daya dan kondisi instalasi diperiksa untuk menentukan kebutuhan teknis.
4. Konfirmasi biaya: Tanyakan rincian perangkat, instalasi, serta kemungkinan biaya tambah daya.
5. Jadwalkan pemasangan: Setelah persyaratan dan biaya disepakati, ikuti proses instalasi dan pemeriksaan sebelum perangkat digunakan.
Apabila daya rumah belum mencukupi, Anda dapat mengajukan tambah daya melalui PLN Mobile. Proses pelayanan home charging dari pemasangan hingga instalasi biasanya memakan waktu sekitar 10–11 hari.
Home Charging PLN vs Pasang Wall Charger Sendiri
Mana yang lebih efisien, memasang home charging dengan bantuan PLN atau melakukannya sendiri? Anda bisa coba membandingkannya lewat tabel berikut.
| Aspek | Home Charging PLN | Wall Charger Sendiri |
|---|---|---|
| Pemasangan | Perangkat dan pemasangan lewat PLN | Anda pilih merek dan teknisi |
| Proses | Progres bisa dipantau di PLN Mobile | Perlu koordinasi sendiri |
| Fleksibilitas | Lebih terstandar | Pilihan produk lebih luas |
Melalui layanan PLN, proses pengajuan dan pemeriksaan kelistrikan dapat lebih terarah, bergantung paket yang tersedia.
Sementara itu, membeli wall charger sendiri memungkinkan Anda membandingkan merek dan fitur, tetapi Anda harus memastikan perangkat kompatibel serta menggunakan instalasi yang sesuai standar.
Bandingkan penawaran berdasarkan total biaya, garansi perangkat, cakupan instalasi, dan dukungan teknis. Pastikan juga ketentuan penyedia listrik dan pabrikan kendaraan terpenuhi.
Tips Aman Memasang Charger Mobil Listrik di Rumah
Dengan daya yang cukup besar dan durasi pengisian daya yang cukup panjang, pastikan pemasangan charger Anda aman dengan beberapa tips berikut.
- Gunakan proteksi yang sesuai: Pastikan instalasi memiliki pemutus arus dan proteksi yang direkomendasikan sesuai perangkat.
- Periksa kabel dan MCB: Kapasitasnya harus sesuai dengan beban charger dan kondisi instalasi.
- Hindari stop kontak sembarangan: Jangan menggunakan terminal bertumpuk atau sambungan kabel yang tidak dirancang untuk beban pengisian.
- Pastikan grounding memadai: Sistem pembumian perlu diperiksa sebelum perangkat digunakan.
- Pilih teknisi kompeten: Ikuti spesifikasi pabrikan mobil dan charger, serta lakukan pengujian setelah pemasangan.
Apakah Home Charging Lebih Hemat daripada SPKLU?
Jika dilihat dari biaya, berikut adalah perbandingan antara home charging dan SPKLU untuk baterai mobil listrik 50 kWh.
| Home Charging | SPKLU | |
|---|---|---|
| Tarif per kWh | Rp1.699,53 | ± Rp2.466 |
| Isi penuh 50 kWh | ± Rp85.000 | ± Rp123.300 |
| Biaya layanan | Tidak ada | Fast ± Rp25.000, ultra fast hingga Rp57.000 |
Itu artinya, Anda bisa lebih hemat sekitar Rp38.000 per pengisian jika menggunakan home charging. Namun, jangan lupa jika Anda membutuhkan modal awal untuk memasang home charging yang mungkin nantinya juga butuh biaya perawatan.
Tinjauan literatur dalam jurnal Transportation Research Part D (2018) menyimpulkan bahwa rumah adalah lokasi charging terpenting bagi pengguna mobil listrik, baru kemudian diikuti lokasi publik.
Karena itu, pilihan paling praktis adalah menggunakan home charging untuk rutinitas harian jika memungkinkan, lalu memanfaatkan SPKLU saat diperlukan.


