Kalkulator Panel Surya (PLTS)
Masukkan tagihan listrik bulana Anda untuk mendapat estimasi ukuran sistem panel surya, perkiraan biaya pemasangan, penghematan bulanan, dan waktu balik modal (payback period). Hasil ini estimasi awal — bukan penawaran resmi dari instalatur.
Ukuran sistem
–
Estimasi biaya pemasangan
–
Estimasi hemat per bulan
–
Estimasi balik modal
–
Estimasi pengurangan emisi CO₂ per tahun
–
Disclaimer: Hasil di atas adalah estimasi berbasis asumsi umum (rata-rata penyinaran matahari ±4,5 jam puncak/hari, rasio performa sistem 78%, harga pasang ±Rp15 juta/kWp, model self-consumption tanpa baterai) yang diperbarui terakhir 27 September 2026. Angka aktual bisa berbeda tergantung lokasi, orientasi atap, merek panel, dan penawaran instalatur. Gunakan sebagai gambaran awal, bukan dasar keputusan finansial — selalu minta survei & penawaran resmi sebelum memutuskan.
Cara Menggunakan Kalkulator
Masukkan rata-rata tagihan listrik bulanan Anda, pilih golongan & daya listrik sesuai yang tertera di tagihan PLN, lalu pilih target porsi konsumsi yang ingin ditutup panel surya — 70% adalah pilihan default yang paling realistis untuk sistem on-grid tanpa baterai. Klik "Hitung Estimasi" untuk melihat ukuran sistem, estimasi biaya, penghematan bulanan, dan payback period. Semua hasil adalah estimasi awal; untuk angka biaya pasti, tetap perlu survei & penawaran resmi dari instalatur.
Pertanyaan Umum
Berapa lama waktu balik modal (payback period) panel surya?
Dengan asumsi di kalkulator ini, payback period rumah tangga umumnya berada di kisaran 7–10 tahun, tergantung besar tagihan listrik dan target porsi konsumsi yang ditutup. Panel surya sendiri biasanya bergaransi performa 20–25 tahun, jadi setelah balik modal, sisa masa pakainya jadi penghematan bersih.
Apakah hasil kalkulator ini sudah termasuk biaya baterai?
Tidak. Kalkulator ini mengasumsikan sistem on-grid tanpa baterai — paling umum dan paling terjangkau untuk rumah tangga di Indonesia. Menambahkan baterai penyimpanan akan menaikkan biaya pemasangan secara signifikan, tapi memungkinkan listrik tetap tersedia saat mati listrik PLN.
Apakah lokasi rumah memengaruhi hasil kalkulator?
Ya. Kalkulator ini memakai rata-rata penyinaran matahari nasional (±4,5 jam puncak per hari) sebagai estimasi umum. Wilayah dengan penyinaran lebih tinggi (misalnya NTT dan sebagian Kalimantan) berpotensi mendapat hasil lebih baik dari estimasi ini, sementara wilayah dengan curah hujan/awan tinggi bisa sedikit lebih rendah dari estimasi.
